Rabu, 23 Mei 2018

menggumu... adalah hal yang sangat mendebarkan bagiku.... siang dan malam aku berdoa yang terbaik buatmu,,, menjadi harapan dalam keluarga... jadi anak yang soleh Nak...

Sabtu, 15 Maret 2014



Non-medical Treatment
By. Nahrul Said

Healthy is one of the most important basic needs for everyone. With a healthy body we can perform daily activities smoothly, and the otherways, we can not do anything if we are sick. However, many people who did not heed his health and keep doing work that could harm himself like smoking, drinking alcohol and unhealthy lifestyle others. And when they are sick, they just regret and immediately seek the best treatment. Although they have to spend a lot of money for the sake of his recovery either by using medical or nonmedical treatment. As we know that today many people prefer to use non-medical treatments rather than medical treatment. Therefore, this paper will discuss as to whether the non-medical treatment.
Nonmedical treatment is an alternative medicine that is often used to cure some illness that will not go away. Therefore, the usual treatment is often considered a last resort when medical treatment is not successfull. In addition, this treatment is preferred by most people because it has less side effects, made from natural ingredients, how to cure it easier, cheaper and affordable. An an example of chinese herbal medicine is currently being developed in our country, therefore it is now everywhere we often see herbal medicine clinics.
However, Nonmedical treatment is not always in line with what we expected. And also, people prefer medical treatment because treatment is more modern as it is supported by the advance of technology thus known to cause disease more rapidly than non-medical treatments are usually traditional and mystical. We have seen that our country there are many non-medical treatments such as shamans or psychis who can treat patients in the traditional way and usually at odds with medical treatment or can not be accepted by common sence. Remember us with little quack “ponari” who suddenly famous for his magic stone could cure various diseases that most patients are from the poor. In effect, the function of good medical health facility clinics, health centers and hospitals are not implemented.
As a health worker, I personally think that there is no harm in using a non-medical treatment as along as it is in accordance with the rules of the health sciences. But, people should first avail medical treatment in modern healthcare facilities in order to cause disease more easily with advance tools known and given appropriate therapy etiological.
Every person is entitled to and choose good health, it is already stated in the constitution of 1945, both medical and non-medical treatment. Nowdays, our goverment is trying hard to make the attainment of optimal health to the people. One of the steps the goverment is that everyone have health insurance and is very useful if a user is currently ill, he could use the health service in a hospital or other health care free of charge. Nevertheless, the most important thing is “prevention is better more than cure”, so keep your health with a good lifestyle.

Selasa, 28 Januari 2014

SEHAT WAL AFIAT

Salah satu nikmat yang paling berharga yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita adalah nikmat kesehatan. Segala aktivitas yang dilakukan sehari-hari  tidak akan terlaksana tanpa adanya nikmat tersebut. Maka patutlah kita tak henti-hentinya bersyukurlah atas nikmat tersebut. Sehat wal afiat adalah Sebuah ungkapan yang tak asing kita dengar di sekitar kita. Sehat yang berarti tidak sakit,normal, tidak ada kelainan(gangguan) baik fisik maupun mental. Kata Afiat dalam kamus bahasa Arab diartikan sebagai perlindungan Allah untuk hamba-Nya dari segala macam bencana dan tipu daya. Sedangkan untuk kata Wal hanya diartikan sebagai penghubung yang berarti “dan”.
            Jika sehat diartikan sebagai keadaan baik bagi segenap anggota badan, sebagai contoh mulut yang sehat adalah mulut yang nampak bersih, bebas dari sariawan dan bersih dari kotoran yang melekat pada area sekitar ronnga mulut (gigi dan lidah). Maka, Mulut yang Afiat adalah mulut yang dapat berbicara yang baik-baik, selalu digunakan untuk berdzikir dan membaca Al-quran, serta tidak suka  membicarakan aib orang lain. Oleh karena itu perpaduan antara sehat wal afiat dalam keadaan sehat seseorang tidak bisa dipisahkan, ada keterkaitan dalam memaknai hikmah dibalik fungsi dari anggota-anggota tubuh sendiri. Oleh karena itu pergunakanlah segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT ke jalan yang di Ridhai-Nya.
            Kesehatan adalah harta yang paling berarti dalam hidup yang tak ternilai harganya. Banyak orang sakit yang ingin sembuh dan telah mengeluarkan banyak biaya juga tak kunjung sembuh, karena itu jagalah kesehatan. Mencegah lebih baik daripada mengobati adalah sebuah prinsip yang bisa menjadi pedoman dalam menjalani perilaku hidup sehat. Dalam islam, konteks kesehatan ditemukan sekian banyak petunjuk di dalam Al-Qur’an dan sunnah Nabi SAW yang dasarnya mengacu pada upaya  pencegahan. Sifat manusia yang dicintai oleh Allah adalah orang yang menjaga kebersihan. Kebersihan digandengkan dengan taubat seperti dalam dalam surah Al-Baqarah (2): 222
… Sesungguhnya Allah senang kepada orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang mensucikan (membersihkan) diri.
Tobat menghasilkan kesehatan mental, menenangkan pikiran, mengilangkan stress serta kecemasan karena dengan mengingat Allah segala kesusahan dan beban akan terasa ringan dan disertai dengan keyakinan bahwa Allah maha Pemaaf yang akan selalu memaafkan dan menolong hamba-hamba­_Nya yang sedang kesusahan. Selain  itu juga harus dibarengi dengan usaha.
Kebersihan lahiriah menghasilkan kesehatan fisik. Dimana orang yang selalu hidup bersih bisa mempertahankan derajat kesehatannya,  bersih dari asap rokok, makan makanan yang bergizi,  olahraga teratur, bersih dari pergaulan yang melampaui batas keimanan, dan masih banyak lagi yang lainnya
Oleh karena itu, marilah kita agar selalu menjaga badan kita agar selalu berada dalam keadaan sehat wal afiat, manfaatkanlah waktu selagi kita masih sehat untuk melakukan hal-hal yang positif, yang tentunya berguna bagi orang lain, khususnya diri pribadi kita sendiri… Selamat mencoba
Wallahu A’lam Bis Sawab


You are my superhero
Saya terlahir dari keluarga yang sederhana, keluarga yang begitu harmonis yang senantiasa mengajarkanku pendidikan dan tata krama. Orang tua yang begitu sabar mendidik kami dengan ilmu yang luar biasa berharga. Saya sangat bersyukur memiliki orang tua yang memiliki pemahaman agama yang dalam, tak henti-hentinya mereka mengajarkan kesabaran, keikhlasan dan rasa kesyukuran atas segala karunia dan nikmat Tuhan yang telah diberikan kepada keluarga kami.
Ummi, sumber ketulusan yang tak akan pernah ada saingannya. Seorang ibu yang selalu mengajarkan nilai-nilai kehidupan, sebagai pendamping Abah yang selalu setia kemanapun Abah pergi Ummi selalu mendukungnya. Mendidik anak dengan penuh kesabaran, selalu adil dan pemberi keputusan yang bijak. Seorang perempuan namun bisa menyelesaikan masalah besar walaupun masalah yang tak bisa diselesaikan oleh laki-laki.
Ummi, pelarian terindah untuk membantu menyelesaikan masalah anak-anaknya. Sosok ibu yang senantiasa tanpa pamrih sang penolong sampai titik darah penghabisan, kemarahannya adalah motivasi yang berharga buat kami. Segala macam hinaan yang pernah datang beliau hadapi dengan kesabaran namun berbuah indah pada akhirnya. Keluarga kami yang dulu dipandang hina pun kini bisa menjadi keluarga yang disegani dan menjadi panutan bagi orang yang lain.
Ummi, sosok perempuan yang begitu mempesona dan sempurna di mata kami sebagi anak-anaknya. Berjuang bersama Abah mengarungi ujian kehidupan yang silih berganti datangnya, Engkau adalah perempuan terhebat yang kami kenal. Sosok yang selalu sabar bila ditinggal rantau oleh Abah.

Abah, yang senantiasa selalu bertanggung jawab, menafkahi kami dengan segala usaha yang dijalaninya. Beliau adalah anak sulung dari tiga bersaudara dan menjadi tumpuan keluarga satu-satunya. karena Ambo’ (Ayahnya Abah) wafat disaat usia ayah masih belasan tahun, maka dari situlah tertanam sifat rasa tanggung jawab Abah untuk membantu ibunya menafkahi adik-adiknya pada saat itu dan rasa tanggung jawab itu tetap ada hingga membangun keluarga kecilnya. 

Disamping itu beliaupun tak mau merasa ketinggalan untuk tetap ikut belajar memperdalam ilmunya khususnya pendidikan Agama hingga ke kota sengkang (Wajo). sampai sekarang beliaupun masih tetap aktif menyalurkan ilmunya baik lewat ceramah-ceramah majelis, khutbah jumat dan majelis lainnya. Dan satu hal yang terpenting adalah pendidikan utnuk anak-anaknya. 

Sebagai kepala keluarga beliau pun pernah mencoba beberapa profesi bermula dari seorang guru agama, namun dengan profesi itu beliau tidak menjamin akan cukup menafkahi kami, sambil mengajar beliaupun mencoba peruntungan dengan berdagang namun mungkin profesi ini belum begitu cocok. Sebagai pedagang kerugianpun tak dapat terhindarkan, hingga beliaupun juga pernah didatangi sang penagih dari Bank.

Untuk menghindari hal-hal seperti lagi, dan pada akhirnya untuk masa depan keluarga terkhusus kepada anak-anaknya beliau memutuskan dan rela merantau ke daerah transmigrasi untuk membuka lahan pertanian. Namun tidak semudah itu, berbagai macam halang rintanganpun dilalui, mulai dari cemoohan keluarga, larangan dari berbgai pihak dan yang paling terberat adalah harus meninggalkan istri dan anak-anaknya. 

Bagaimanapun itu Abah bertekad untuk tetap pergi demi istri dan anak-anaknya. Sebagai anak kamipun selalu merasa sedih jika ditinggal Abah dan Umi berangkat lagi, kami yang selalu butuh perlindungan dari dua sosok yang begitu kami cintai harus meninggalkan selama berbulan-bulan. Namun rasa bahagia itupun muncul ketika mereka kembali dengan sejuta harapan. Itulah inti dari sebuah pengorbanan sebagai kami harus rela ditinggal pergi mencari nafkah yang halal tak lain tujuan mereka adalah demi kebahagiaan kami. Disitulah kami terdidik untuk saling menyayangi, mengasihi, dan berkorban satu sama lain

Alhamdulillah, Sudah lebih dari 20 tahun sampai sekarang Abah dan Ummi menjalaninya dan sungguh begitu besar pengaruhnya terhadap keluarga kami. Begitu besar perubahan yang diberikan dari sebuah pengorbanan Beliau kepada kami, dengan modal kesabaran, keikhlasan, berusaha dan berdo’a Beliau mengayomi keluarganya. It’s Amazing, you are my superhero. Semoga Kalian senantiasa diberikan kesehatan, umur yang panjang dan juga bisa merasakan keberhasilan anak-anakmu di masa mendatang. 

Ya Allah, berikanlah kesempatan kepada hamba untuk membahagiakan keduanya, sebagai bukti tulusku untuk membayar segala apa yang telah mereka korbankan selama ini kepada kami sebagai anaknya.
Amin...